Kata Mutiara Ali Bin Abi Thalib

Ali Bin Abi Thalib adalah salah satu sahabat Rasulullah SAW yang sangat setia. Kata mutiara yang keluar dari khalifah ini patut untuk kita ketahui. Berikut ini telah kami rangkum kata mutiara Ali Bin Abi Thalib untuk Anda.

ali-bin-abi-thalib1

Akhirat berjalan maju, dunia berjalan mundur. Jadilah generasi akhirat, bukan budak-budak dunia. Sebab hari ini adalah masanya beramal bukan perhitungan, sedangkan besok adalah masanya perhitungan bukan beramal.

Sabar ada dua, yaitu: Sabar terhadap apa yang engkau benci, dan Sabar terhadap apa yang engkau sukai.

Orang-orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal: kepercayaan; cinta; dan rasa hormat.

Kemarahan dimulai dengan kegilaan dan berakhir dengan penyesalan.

Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan; di saat membutuhkan, di belakang Anda, dan setelah kematian Anda.

Perbanyaklah kamu mengingat mati, karena hal itu bisa membersihkan dosa dan menyebabkan kamu zuhud atau tidak cinta kepada dunia.

Tak jujur adalah penjara, yang membuat diri dicekam takut terbongkar, mudah untuk berdusta, nikmat apapun tak akan ternikmati, maka jujur adalah hidup merdeka.

Berbicaralah, niscaya kalian akan dikenal karena sesungguhnya seseorang tersembunyi dibawah lidahnya.

Diantara amal kebajikan yang paling utama adalah; berderma di saat susah, bertindak benar ketika sedang marah, dan memberi maaf ketika mampu untuk menghukum.

Jika perkataan keluar dari hati, maka ia akan berpengaruh terhadap hati, dan jika ia keluar dari lidah, maka ia tidak akan mencapai telinga.

Ada kalanya perang terjadi karena satu kalimat, dan ada kalanya pula cinta tertanam karena pandangan sekilas.

Tidak ada kenikmatan di dunia ini yang lebih besar dari pada panjang umur dan badan yang sehat.

Pengetahuan adalah teman saya, adalah dengan aku kemanapun aku pergi. Hatiku adalah wadah, bukan rak buku.

Kesabaran (Al-Sabar) menuju kepercayaan (Al-Iman) adalah seperti kepala ke seluruh tubuh: jika kepala terputus, maka tubuh akan membusuk. Dan orang yang memiliki kesabaran, memiliki iman.

Menyokong kesalahan adalah menindas kebenaran.

Ilmu lebih baik daripada kekayaan karena kekayaan harus dijaga, sedangakan ilmu akan menjagamu.

Harga diri seseorang itu adalah berdasarkan apa yg ia lakukan untuk memperbaiki dirinya.

Janganlah engkau lihat siapa yg berkata tetapi lihat apa yg dikatakannya.

Jika engkau telah menguasai musuhmu, maafkanlah mereka, karena perbuatan itu adalah syukur kepada keberhasilan yg telah kau peroleh.

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.

Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusannya sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan jahat dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya terhadap kehormatan dirinya.

Demikianlah kata mutiara Ali Bin Abi Thalib. Semoga kata-kata ini memotivasi serta memberikan nilai-nilai tersendiri bagi yang membaca.Amin

  • Leave a Comment